Masih kah ak ikhlas ikhalas?????

Posted on Nopember 17th, 2008 in Semerawutnya cinta by izaru

Entah bagaimana awalnya ak memulai….

beberapa bulan yang lalu ak putus sama pacarku, dan ketika itu ak sadar bahwa banyak salah dan keliru yang kubuat padanya, ak berusaha memohon supaya dia kembali padaku dan memberikan kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki kesalahanku dan mempertangggung jawabkan apa yang sudah terjadi.

Langkah demi langkah yang kulakukan ternyata hanya membuat hubungan semakin berantakan, dia sudah punya pacar lain yang menurut dia lebih baik dari ak, ok ak terima……………… tapi yang ak heran kenapa mesti dengan yang beda keyakinan???

Sejak itu penderitaan hati ku yang untuk kesekian kali di mulai, ratusan permohonan, ribuan permintaan maaf bahkan terima kasih saling disampaikan, tapi entah kenapa rasanya seperti hampa. yang ku ingat adalah semua pengorbanan dia semua usaha dia, dan semua kekeliruan, kesalahan dan keegoisan ku.

Kuakui dari awal aku tidak mencintainya sedikitpun, tapi ak komitmen untuk menjalin hubungan dengan dia, sedikit demi sedikit ak bisa mencintainya, perlahan bisa kuterima kekurangan, masa lalu dan hitamnya dia.

Tapi ketika cintaku itu datang, ketika keikhlasan menerima kekurangan dia timbul di hatiku,dia pergi meninggalkan ak, alasannya sudah nG tahan dengan sifat2 burukku, keluhan keluahanku, keegoisanku dan apalah yang merupakan kekurangan diriku.

Sedikitpun ak tidak mengingkari apa yang dikatakan dia, dengan kesadaran ak mengakui semua yang dikatakannya, timbul kesadaran untuk memperbaiki kesalahan yang sudah kuperbuat serta mempertanggung jawabkannya.

Sampai ketika kemarin terakhir ketemu, ak kaget dengan cara fikirnya, selama ini yang dia ingat adalah kesalahanku, kekuranganku, hitamku, tak sedikitpun dia ingat apa yang pernah kulakukan untuknya, apa karena salahku lebih banyak dari hal berguna yang kulakukan untuknya??????????????.         sedangkan yang ak ingat adalah setiap pengorbanan dan usaha2 dia untuku, sebelum pertemuan terakhirku tdk sedikitpun ak ingat buruknya dia, hitamnya dia. tak kuingat apa yang kulakukan untuknya, perjuanganku mencintainya, keikhlasan menerima hitamnya.

Hari ini entah kenapa satu persatu hitamnya dia bangkit dari kuburnya, dan setiap usaha2 dan pengorbanan dia terlupakan, padahal sebelum pertemuan terakhir, hal itu adalah hal yang paling sulit kulakukan.

Masih bisakah dikatakan ikhlas ketika kita lebih ingat apa yang sudah kita lakukan untuk orang yang kita cintai, dari pada kesalahan apa yang kita lakukan kepadanya………….

masihkah bisa dikatakan ikhlas jika kita lebih ingat buruk dan hitamnyanya orang yang kita cintai dari pada hal berguna yang dia lakukan untuk kita.

Honey cinta dan pengorbanan mu selama ini ternyata pamrih, mungkin kenapa dulu ak paling nG suka kalau kamu melakukan apapun untuk ku, mungkin karena tubuh ini tahu apa yang kamu lakukan itu hanya ikhlas di mulut.

Honey ternyata maaf dan terima kasihmu palsu……….

Kau memutuskan pergi, pergilah………

mengalir seperti air dan terbang seperti angin…………

ku ingat hitammu untuk melupakanmu bukan untuk membencimu……..

Putus cinta, bagaimana mengatasinya….?????

Posted on September 9th, 2008 in Tak Berkategori by izaru

hmmmm

ada yang punya comment bagaimana mengatasi putus cinta.